Inovasi dan Automasi

Inovasi selalu membantu manusia dalam pekerjaannya. Penciptaan hal hal baru selalu membantu kita mengerjakan pekerjaan kasar menjadi mudah agar kita mampu mengerjakan hal yang lebih kompleks, meningkatkan standar hidup, dan menciptakan lapangan kerja yang baru. Tapi, apakah benar inovasi selalu menciptakan lapangan kerja?
Sejak era informasi, cara kita hidup menjadi berbeda. Kita menjadi lebih tersambung dengan orang lain. Tapi tentu saja robot tidak bisa menggantikan kita karena manusia merupakan makhluk kompleks yang mampu mengerjakan hal hal yang sangat rumit, memerlukan latihan dan perulangan yang sangat lama dan bahkan tidak semua manusia itu sendiri mampu melakukannya.

Photo by Franck V. on Unsplash

Yang robot bisa lakukan hanyalah melakukan hal hal repetitif yang mudah, itulah kenapa buruh pabrik merupakan target yang mudah bagi robot untuk digantikan. Dulu, kita pekerja keras. Inovasi selalu merubah cara kita bekerja. Revolusi industri menuntun kita untuk lebih fokus terhadap produksi. Setelah robot bisa melakukannya, kita menjadi fokus terhadap jasa. Ketika robot juga bisa melakukan pekerjaan jasa, manusia hanya bisa duduk dan menikmati hidup yang sudah disiapkan oleh robot.

Enaknya hidup diantara robot
Mungkin kita menganggap manusia akan lebih nyaman ketika robot melakukan segala hal untuk kita. Tapi, apabila kita mempelajari sejarah yang ada, mungkin kita akan berpikir kembali. Sebelum mobil diciptakan, kuda merupakan pekerja keras yang harus bekerja agar tetap hidup. Ketika mobil diperkenalkan di dunia, kuda senang karena akhirnya mereka tidak perlu bekerja. Tapi, karena manusia akhirnya tidak membutuhkan kuda, Manusia mulai tidak mempedulikan kuda dan populasi kuda mulai turun. Ketika robot menggantikan pekerjaan kita, apakah kita tetap dipedulikan oleh mereka?

Umat manusia dalam bahaya?
Justru inilah puncak dari kehebatan manusia. Kita tidak perlu melakukan apapun untuk mendapatkan apapun. Mungkin jika sebelumnya kita membahas sesuatu yang depresi, kita sekarang harus fokus pada titik terang dari automasi ini. Ketika semua pekerjaan dilakukan oleh robot, tentu saja sumber daya yang kita gunakan untuk memperkejakan manusia bisa kita berikan untuk manusia yang membutuhkan. Dengan begitu, kita sebagai makhluk sosial bisa gotong royong untuk mencapai tujuan kita.



Posting Komentar

0 Komentar